Kesadaran bangunan hijau berkembang ke dimensi baru di 2024-2025: embodied carbon, yaitu jejak karbon yang dihasilkan dari produksi, pengangkutan, dan pemasangan material bangunan — bukan hanya energi saat dihuni.
Memilih Material dengan Bijak
Material seperti beton dan baja memiliki jejak karbon tinggi dalam produksinya, sementara kayu dan material bio menyimpan karbon. Mempertimbangkan embodied carbon mendorong pemilihan material yang lebih bertanggung jawab sejak desain.
Untuk Indonesia, konsep ini mengingatkan pentingnya material lokal, terbarukan, dan tahan lama. Bangunan yang awet pada dasarnya juga lebih rendah karbon karena mengurangi kebutuhan perbaikan dan pembangunan ulang.
Disarikan & ditulis ulang oleh redaksi RenovAsik dari berbagai sumber & laporan industri global.
