Eksterior suatu rumah, baik rumah yang bertipe sederhana
hingga yang bertipe super mewah, bakal kurang lengkap tanpa kehadiran benda
yang satu ini, benda apa yang dimaksud? Yesss Anda benar, benda tersebut adalah
pagar rumah. Selain berfungsi untuk menjaga keamanan rumah, ia juga berfungsi
sebagai penambah keindahan dari desain rumah itu sendiri. Nah, atas kedua dasar
inilah, banyak produsen yang menciptakan desain pagar yang beragam, sehingga
kedua aspek diatas dapat dipenuhi untuk setiap rumah bagi keluarga.
Sayangnya, kadangkala, para pemilik rumah kurang memperhatikan apa jenis pagar
yang ideal bagi rumah mereka, ini artinya, meskipun pilihan desain pagar tergantung
pada selera masing-masing, namun keselarasan bentuk pagar dengan desain rumah
sangat penting dan layak untuk Anda perhatikan. Coba deh Anda lihat, biasanya,
kebanyakan pagar rumah hanya berfungsi untuk aspek keamanan saja, dan banyak
yang mengabaikan unsur keindahannya. Padahal nih, unsur dekoratif pagar
perannya begitu vital bagi keindahan rumah itu sendiri.
Ngomong-ngomong tentang keindahan, seperti layaknya konsep desain pada umumnya,
model pagar rumah haruslah disesuaikan dengan model dan ukuran rumah Anda.
Misalnya saja, rumah Anda berukuran luas, tentu saja Anda membutuhkan desain
pagar yang tinggi, lengkap dengan ornamen atau hiasannya. Begitupun juga
sebaliknya, rumah minimalis hanya membutuhkan model pagar yang simpel dan tidak
terlalu tinggi, pada umumnya hanya berbentuk potongan segi empat yang terpasang
secara berjajar.
4 Pertimbangan Dalam Memilih Pagar
Seperti yang sudah dituliskan oleh Renovasik diatas, memilih model pagar memanglah harus disesuaikan dengan model, ukuran dan desain rumah hunian yang Anda miliki. Bagaimana cara memilihnya, apa pertimbangan yang harus dilakukan? Anda bisa langsung sikat semuanya pada artikel kali ini. Sikat bleeehhhhh…
1. Material Pagar
Tentu saja, material pagar menjadi syarat pertama yang harus Anda perhatikan sebagai awal dalam memilih pagar untuk rumah Anda. Karena apa? Karena material inilah yang nantinya akan mempengaruhi bagaimana penampilan rumah dari sisi ekteriornya, dari sisi luarnya.
Material pagar, secara umum, dibagi menjadi beberapa jenis, mulai dari kayu, besi, batu bata, marmer, logam hingga batu alam. Nah, dari semua material yang dapat kita pilih tersebut, Anda pun masih bisa melakukan modifikasi agar desain pagar menjadi terlihat mewah, cantik ataupun unik. Misalnya, Anda mengkombinasikan pagar bermaterial batu alam dengan jenis tanaman tertentu yang Anda tempatkan diantara pagar utama, contohnya, tanaman hias yang berukuran tidak terlalu tinggi untuk menciptakan suasana yang lebih segar.
2. Desain Pagar
Apakah model rumah Anda tergolong bertipe minimalis modern?
Jika iya, rumah Anda tersebut tidak membutuhkan desain pagar yang terlalu
berlebihan. Namanya juga minimalis, semua serba simpel. Sekali lagi, desain
pagar haruslah disesuaikan dengan ukuran dan desain rumah secara keseluruhan.
Tidak boleh keliru.
Bagaimana jika sebaliknya? Nah, biar lebih jelas, kita langsung ambil contoh
saja yaa, dengan berandai-andai…, misalnya, coba Anda bayangkan memiliki sebuah
rumah mewah, dan rumah mewah Anda hanya dilindungi oleh pagar minimalis yang
hanya cocok untuk dipasang pada rumah minimalis. Bagaimana Anda melihatnya?
Aneh bukan. Karena apa? Karena sebuah rumah mewah lebih membutuhkan desain
pagar yang tinggi dengan ornament atau lekukan-lekukannya,
sehingga tidak terlihat kontras dengan desainnya yang mewah.
3. Warna Pagar
Warna pagar, biasanya disesuaikan dengan warna dinding rumah pada bagian depan. Meskipun tidak harus demikian, bila tidak pun juga tidak menjadi masalah, dengan catatan, warna tidak terlalu kontras dengan warna latar rumah. Contoh, jika dinding rumah berwarna putih atau abu-abu, maka warna cat yang cocok untuk pagar adalah warna biru atau cokelat muda.
Bagaimana bila mengkombinasikannya, apakah akan cocok? Yah, apa mau dikata, bisa dibilang, saat ini banyak orang lebih suka menggunakan kombinasi warna-warna favorit untuk pagar mereka. Jadi, kombinasi warna tertentu untuk pagar rumah, bukan lagi menjadi hal yang tabu. Sudah banyak yang melakukannya.
4. Ketinggian Pagar
Tinggi rendahnya pagar biasanya menjadi faktor yang seringkali diabaikan oleh para pemilik rumah. Semoga Anda tidak termasuk golongan yang ini yaaah… Jika iya pun, segera berubah, segera masuk ke golongan yang satunya demi memiliki rumah dengan tampilan yang lebih cantik.
Untuk rumah minimalis bertipe simpel, pada umumnya hanya menggunakan pagar yang berukuran tidak terlalu tinggi, hal ini dilakukan agar bentuk rumah tidak tertutupi oleh pagar. Sebaliknya pun demikian, pagar untuk rumah mewah, lebih ideal bila menggunakan desain pagar yang tinggi, karena selain untuk keamanan, ketinggian pagar akan memberikan dampak positif pada kemegahan rumah mewah Anda.
